Apakah Suhu Dingin Mempengaruhi Masa Pakai Baterai?

Terlepas dari keadaan mati mereka, baterai tampaknya memiliki preferensi untuk suhu suam-suam kuku di iklim sedang. Baterai bergantung pada voltase yang berbeda di berbagai bagian rumah baterai agar berfungsi dengan baik, dan cuaca dingin dapat menghambat aliran elektron di dalam perangkat. Karena alasan ini, cuaca dingin dapat menyebabkan baterai lebih cepat habis atau bahkan berhenti bekerja sama sekali.

Fungsi

Untuk sepenuhnya mengevaluasi efek suhu pada baterai, pengguna harus terlebih dahulu memahami cara kerja baterai. Situs web baterai dan elektronik Battery Education menjelaskan bahwa baterai terdiri dari dua set pelat reaktif yang dipisahkan oleh penghalang kecil. Pelat reaktif ini mempertahankan polarisasi yang konsisten yang membuat semua elektron berada di satu sisi baterai yang terisi penuh. Saat pengguna memasang baterai ke perangkat elektronik atau menghubungkan kabel baterai, perangkat membuat sambungan antara dua pelat yang diisi daya; elektron mengalir dari pelat bermuatan negatif ke pelat bermuatan positif melalui sambungan ini. Aliran elektron ini menciptakan arus listrik yang memberi daya pada banyak perangkat.

Efek Cuaca Dingin

Perubahan suhu dapat memiliki efek yang signifikan pada aliran elektron dari satu sisi baterai ke sisi lainnya. Dalam artikel "Washington Post" Januari 2011 yang membahas efek cuaca dingin pada mobil listrik, kolumnis Charles Lane menjelaskan bahwa cuaca dingin menyebabkan reaksi kimia yang memacu aliran elektron terjadi lebih lambat daripada pada suhu yang lebih hangat. Battery Education menjelaskan bahwa elektron itu sendiri juga mengalir lebih lambat, mengurangi jumlah energi yang dapat diberikan baterai. Pengurangan arus listrik ini dapat membuat baterai yang dingin tampak lamban atau bahkan mati.

Faktor lain

Dalam artikelnya "Washington Post", Lane melanjutkan dengan mencatat bahwa sejumlah faktor lain dapat menghabiskan baterai lebih cepat dalam cuaca dingin. Pada mobil listrik, misalnya, kecenderungan pengemudi untuk menjalankan aksesori yang boros energi seperti pemanas dan pemanas kursi dapat dengan cepat menghabiskan daya baterai. Selain itu, faktor yang sama yang mengurangi aliran arus dari satu sisi baterai ke sisi lain juga menghambat pengiriman muatan ke baterai yang dapat diisi ulang; karena alasan ini, suhu dingin dapat menyebabkan waktu pengisian ulang yang jauh lebih lama dan bahkan membuat baterai isi ulang tampak rusak.

Pertimbangan

Terlepas dari pengaruh cuaca dingin, pengguna mungkin dapat meningkatkan kinerja baterai hanya dengan menghangatkan baterai sebelum digunakan. Di area dengan cuaca dingin yang ekstrem, pengguna harus menyimpan baterai di dalam atau di garasi yang hangat jika memungkinkan. Selain itu, insinyur Institut Teknologi Massachusetts, Yet-Ming Chiang menjelaskan dalam artikel tahun 2008 bahwa jenis baterai tertentu dapat bekerja lebih baik dalam cuaca dingin daripada jenis lainnya, dan para insinyur dapat mengembangkan baterai yang dirancang khusus untuk bekerja pada suhu yang sangat rendah.