Pentingnya Grafik & Animasi Komputer

Grafik komputer dan animasi telah meninggalkan jejak yang tak terbantahkan di industri hiburan. Perintis di bidang CGI telah berjuang untuk menghadirkan realisme dan keindahan yang sangat detail ke dalam karya mereka. Peristiwa, adegan, dan karakter dihidupkan tanpa menggunakan setelan karet tipu atau animatronik kaku. Ketika grafik dan animasi komputer terus berkembang, batasan pada apa yang mungkin dalam hiburan terus menghilang.

Sejarah

Salah satu film pertama yang menggunakan grafik komputer adalah "Star Wars" pada tahun 1977. Gambar garis ngarai di Death Star yang dihasilkan komputer dibuat menggunakan kerangka garis kerangka dasar. Film-film selanjutnya dari awal 1980-an seperti "Tron" dan "The Last Star Fighter" memanfaatkan kendaraan yang dirender dalam gerakan. Seiring waktu, animasi komputer menjadi lebih canggih. Ini memuncak pada tahun 1993 ketika versi film "Jurassic Park" diputar di layar lebar yang membuktikan bahwa efek yang dihasilkan oleh komuter dapat bertahan untuk pengawasan yang ketat.

Munculnya Pixar

Pixar adalah salah satu perusahaan yang telah berkontribusi secara monumental terhadap pentingnya komputer grafis dan animasi. Selama masa pertumbuhan CGI pada pertengahan 1980-an, Pixar mengembangkan alat yang memungkinkan mereka kemudian membuat beberapa film fitur animasi komputer terlaris sepanjang masa. Film seperti "Toy Story", "Finding Nemo", "The Incredibles", "Cars", dan "Up" telah memukau penonton dengan kecantikannya yang luar biasa.

Fantasi dan Fiksi Ilmiah

Film fiksi ilmiah dan fantasi telah banyak diubah oleh evolusi CGI. Makhluk dan lokasi "The Lord of The Rings" Tolkien dimungkinkan melalui penggunaan efek yang dihasilkan komputer. Prekuel "Star Wars" juga banyak menggunakan CGI untuk menciptakan dunia yang tidak mungkin dibuat dalam model atau di studio.

Video game

Grafik komputer juga telah membantu video game tumbuh untuk menyamai dan kemudian melampaui hampir semua bentuk hiburan populer dalam hal penjualan. Sementara game berbasis grafik komputer dimulai sebagai titik dan garis primitif di layar, mereka telah berkembang menjadi dunia virtual yang menarik. Game seperti "Grand Theft Auto," "Oblivion" dan "Fallout 3" telah mendapatkan penjualan yang memecahkan rekor karena menjerat pemain dalam kehidupan virtual yang sangat detail.

Kelemahan

Sementara kemajuan teknologi ini memungkinkan pembuat film, televisi, dan video game untuk menciptakan dunia yang tidak pernah diimpikan, ada orang-orang yang khawatir akan penggunaan yang berlebihan. Kritikus film seperti Roger Ebert telah menunjukkan kerataan dialog yang diberikan kembali aktor terjebak dalam dunia layar biru. Efek demi efek juga menjadi masalah bagi banyak kritikus yang khawatir bahwa gaya lebih disukai daripada substansi.